Buletinesia - Muda-Mudi Penjaga Budaya (Oseka-Unstrat Paks)

Buletinesia - Beberapa tahun terakhir ini, kita selalu di sibukkan dengan berita beberapa budaya kita yang di klaim oleh orang lain. Kali ini, sahabat bulet, kita sedang mampir ke salah satu Sanggar Teater & Karawitan yang masih menjadi ekstrakulikuler favorit di Sekolahnya. Yuk kita intip, kegiatan mereka sehari-harinya. Siapa mereka ? Ya, mereka adalah OSEKA-UNSTRAT PAKS, Grup Teater dan Karawitan dari SMK N 2 Depok,Sleman (STM Pembangunan Yogyakarta).

Sebagai generasi muda, patutlah kita menjadi ujung tombak dalam pelestarian budaya yang ada di Indonesia, salah satunya adalah Gamelan serta Teater semi Kethoprak, seperti yang dilakukan anak-anak ini. Buletinesia berhasil menghimpun beberapa info profil dari OSEKA-UNSTRAT PAKS.

1. Apa Kepanjangan Dari OSEKA-UNSTRAT PAKS ?
Logo (Via Osentrat Twitter)

Ya, informasi yang berhasil kami himpun dari beberapa siswa disana ialah OSEKA singkatan dari Organisasi Seni Karawitan, dan UNSTRAT singkatan dari Unit Studi Sastra, Audio Sistem, dan Teater. Memang untuk UNSTRAT sendiri bukan hanya ada di STEMBAYO (begitulah orang biasa menyebut STM Pembangunan Yogyakarta) namun juga ada UNSTRAT yang verasal dari Universitas Negri Yogyakarta.

2. Kapan  Berdirinya OSEKA-UNSTRAT PAKS ?

Saat Tampil Teater (Foto Via Blog)

Dari usut punya usut ternyata dulunya antara Oseka dan Unstrat sebenarnya tidak dibawah naungan yang sama. Oseka ternyata lebih dulu ada daripada Unstrat yaitu sekitaran pertengahan tahun 1986 dan Unstrat sendiri ada pada sekitaran awal tahun 1989. Awalnya Oseka diasuh oleh Bapak Wardaka dan untuk Unstrat di asuh oleh Bapak Sutriswaya. Pada tahun 1990an, Pak Wardaka selaku pelatih Oseka mengundurkan diri dan mulai saat itu hingga kini, Oseka dan Unstrat diasuh oleh Bapak Sutriswaya.

#Secret of Unstrat:
Ternyata awal terbentuknya  Unstrat tidak lepas dari Teater TERAROSA yang ada sebelum UNSTRAT berdiri, dan yang sangat menarik adalah Orang yang paling bersejarah dalam pembuatan lagu MARS STM PEMBANGUNAN Seluruh Indonesia serta Logo STEMBAYO ialah anggota dari Teater TERAROSA STEMBAYO antara tahun 1975-1978 yaitu DARTO TEMALA alias SUDARTO.  Kurang banyak yang tahu tentang hal ini, namun hal ini juga belum ditelusur lebih dalam dengan mewancarai Pak Darto sendiri, karena belum tahu dimanakah beliau tinggal sekarang.



3. Apa Saja Sih Kegiatan atau Event-Event OSEKA UNSTRAT PAKS?
  
Pamfl Teater Acara (Via Osentrat Twitter)
Kegiatan yang ada di Oseka-Unstrat sendiri ternyata mengasyikkan lo, dalam perjalanannya di dunia seni dan budaya, sudah banyak event yang mereka lakoni, event setiap tahun yang selalu ada ialah Pagelaran Perdana yaitu Pagelaran sebagai media pembelajaran anak-anak baru dalam mendalami ilmu teater serta karawitan namun bukan cuma itu saja namun mereka dituntut untuk belajar mengelola Produksinya juga, dari tempat, kostum, sound, lighting, dan sebagainya. Selain itu, ada juga Pagelaran Tunggal yaitu Pagelaran bersama dari anggota kelas 1 sampai alumnipun juga ada yang ikut, Pentas Kecil Demonstrasi MOPD yaitu Pentas untuk memperkenalkan Oseka-Unstrat kepada peserta didik baru yang bertujuan juga untuk perekrutan anggota baru, dan yang terakhir adalah Batra(Basic Training) ialah Pelatihan yang dikhususkan untuk anggota baru sebagai langkah pengenalan dasar tentang apa itu teater dan karawitan dan semua yang di dalamnya sekaligus memperkenalkan program Oseka-Unstrat PAKS yang akan dijalankan setahun ke depan. Selain event tahunan sebenernya PAKS juga beberapa kali di JOB oleh beberapa Instansi termasuk yang baru-baru ini bersama Teater10 (Teater SMA N 8 Yogya) adalah tampil di acara HARI ANTI KORUPSI di Yogyakarta, yang dihadiri Bapak Presiden kita juga. Serta pernah juga ikut, YGF(Yogyakarta Gamelan Festival), FGI(Festival Gamelan Internasional), serta lomba-lomba teater dan karawitan yang ada di Yogyakarta.

Saat Teater Rara Jonggrang (2011)

4. Siapa Sih Dibalik Kesuksesan OSEKA-UNSTRAT PAKS Selama Ini?
Tokoh Semar Yang Setia (Sutriswaya)
Bagi siswa-siswi yang ikut Ekskul Teater dan Karawitan maupun yang pernah merasakannya, pasti tahu siapa beliau yang ada di foto atas. Ya, beliau adalah Bapak Sutriswaya, pelatih sekaligus pembimbing OSEKA maupun UNSTRAT. ini telah menemani jalannya hidup dan tumbuhnya pohon besar keluarga PAKS, dari awal berdirinya hingga kini beliau tetap setia dalam menemani PAKS berkembang. Dua puluh enam tahun beliau membesarkan PAKS dengan sabar dan penuh harap bahwa anak-anaknya akan menjadi seseorang yang sukses. Daun hijau yang tumbuh dan daun kuning yang jatuh pun silih berganti selalu beregenerasi namun beliau selalu bisa mencairkan suasana ketika bertemu dengan beliau. Bagi yang jauh dari Jogja, yang sangat menganggap beliau berjasa dalam hidupnya disamping orang tuanya, mungkin bertemu beliau adalah salah satu dari beberapa ke-Istimewaan kenapa harus pulang ke Jogja.


5. Pendapat dari Beberapa Siswa Maupun Alumni tentang OSEKA-UNSTRAT PAKS
 
Siswa-Siswi STEMBAYO 
Beberapa komentarpun muncul dari beberapa temen-temen kita sahabat bulet yang pernah berkecimpung disana.

"Tempat ini tu keluarga kedua maupun rumah ke dua bagi saya mas, Banyak sekali yang saya dapet disini, selain saya juga senang dengan seni teater, saya juga bangga saya gak kayak kebanyakan orang yang hanya koar-koar ganyang-ganyang negara lain yang ngeklaim budaya kita tapi belajar seni budaya kita sendiri aja gak mau. Selain itu, bisa dapet temen-temen banyak mas, susah senang bareng, dan bisa belajar cari duit dengan jualan serta cari sponsor acara, pulang malem dan banyak lagi lah" ujar salah seorang alumni yang pernah ikut UNSTRAT.

"Sebagai penyeimbang mas, tiap hari ketemunya laki muluk di Otomotif, jadi biar kenal sama cewek lah mas. Terus juga, biar gak bosen mas, tiap hari ketemunya buku pelajaran dan mesin-mesin yang kudu di bongkar pasang, paling nggak ya bisa buat penghibur bisa main gamelan maupun teaternya mas." ujar salah satu alumni Otomotif Stembayo

"Bingung mas, gak bisa diungkapin dengan kata-kata" ujar Faiz salah seorang anggota OSEKA-UNSTRAT yang masih aktif

Bagi kamu mungkin ada yang mau menambahkan komentar silahkan tulis aja nanti di kolom komentar, maaf terbatas ni lahannya buat ngetik komentar aja.

Mungkin hanya sampai disini dulu kita berbincang dan menelisik tentang PAKS STEMBAYO, semoga manfaat ya sahabat buletinesia. Ingat, TALK LESS DO MORE, jangan ikut ikutan orang yang hanya bicara saja namun tunjukkan jika kamu juga bagian darinya dan berjuang untuknya.

Salam Budaya,
Lestari Budayaku

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Buletinesia - Muda-Mudi Penjaga Budaya (Oseka-Unstrat Paks)"

Post a Comment