Berhenti Merokok Ga Ya? Memag Sulit Sih, Tapi Kenapa Tidak?

Buletinesia - Kata orang merokok itu enak? Apa iya? Eh ternyata memang iya lho. Tetapi apakah sudah tahu bahaya merokok? Ah sudahlah, iklan sana-sini, artikel mengenai bahaya merokok sudah banyak banget melalang buana di jagat internet. Bahkan iklan massive dengan gambar yang tidak mengenakkan matapun sudah dipasang di bungkus rokok itu sendiri, tetapi bisa berhenti merokok? Tidak juga kan ya? Tetap saja merokok meskipun ada tulisan merokok dapat menyebabkan gangguan kehamilan bla bla. Nah berhenti merokok itu sebuah prinsip yang benar-benar harus diyakini, tidak cuma niat lhoh, tetapi harus diimbangi dengan tindakan. Nah itu dia, tindakan apa saja yang dapat dilakukan?

1. Mulailah pelan-pelan tetapi pasti
Apabila kita langsung berhenti merokok begitu saja, pasti sulit. Ada saja gangguan, entah itu teman yang kebetulan membawa rokok, ujung-ujungnya? Bro minta 1 rokok yaa. Tak apa-apa sih, lha mumpung gratisan? Tetapi apa salahnya jika kita pelan-pelan mulai menghindari hal tersebut? Yang sehari bisa merokok 3 batang rokok + 1 batang gratisan dari teman, pelan-pelan dikurangi menjadi 2 batang rokok + 1 batang gratisan, terus dan terus dikurangi hingga cuma minta gratisan saja.

mengingatkan secara pelan-pelan

2. Tentukan prioritas
Kadang orang ngrokok itu bilang begini, uang buat beli rokok itu ada-ada saja, rokok ga ngrokok tetap saja akhir bulan nabungnya juga segitu. Nah lhoh terus kemana uang kalau pas ga beli rokok? Dari sini kita bisa menentukan proritas, ada cerita tukang bubur naik haji, eh bukan dink tetapi ada cerita pemijat tradisonal bisa naik haji dengan menabung selama 16 tahun, ada juga yang lagi hitz tukang sapu jalanan bisa naik haji dengan menabung selama 40 tahun. Wow banget kan ya? Nah yang dimaksud prioritas itu seperti itu.



3. Membawa pengganti rokok
Trik seperti ini biasanya sih sudah banyak yang dilakukan orang-orang, yang mainstream itu selalu bawa pemen karet rasa mint sebagai pengganti rokok. Kalau pengen yang anti-mainstream bisa membawa mrica yang bisa langsung dikunyah, eh bercanda. Emang sih yang paling efektif menurut pengalaman membawa permen karet.

4. Kesehatan? Yakin kesehatan?
Seperti yang sudah dijelaskan diatas, meskipun iklan bahaya rokok sangat ekstrem dan menyeramkan bagi kalangan anak-anak, tetapi apakah bisa langsung berhenti? Kemungkinan sih tidak, biasanya kalau lagi tenggorokan sakit, atau batuk-bayuk baru deh berhenti merokok. Tetapi kalau sudah sembuh? Ya diulangi lagi. Memang benar sih kalau belum terkena sakit yang ganas tetap diulangi, tetapi semoga saja tidak sampai terkena penyakit ganas. Nah dari sini, kenapa kita tidak belajar dari pengalaman orang lain yang kurang beruntug akibat dari merokok?


5. Ingat istri dan anak dirumah, dan lingkunganmu
Apa hubungannya anak dan istri? Emang ada hubungan rokok dengan anak dan istri? Jelas 80% ga ada hunbungannya, terus yang 20%? Nah yang 20% ini akibat dari asap rokok ini, mereka bisa menjadi perokok pasif, yang menurut peneltian perokok pasif ini juga akan kena imbas akibat rokok. Kan bisa merokok diluar ruangan? Nah bearti sekarang memberi imbas ke lingkungan. Katanya mau sehat? Yuk ah lari-lari.


Merokok, tidak merokok, atau yang sudah terlanjur merokok itu adalah pilihan, ya semoga dengan penjabaran diatas bisa bermanfaat. Jangan lupa like fanspage di facebook buletinesia ya, banyak informasi disana.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Berhenti Merokok Ga Ya? Memag Sulit Sih, Tapi Kenapa Tidak?"

Post a Comment