Cuman 10 Menit Bisa Bahasa Daerah kota Bengkulu

10 Menit Bisa Bahasa Daerah kota Bengkulu

Buletinesia - Bengkulu adalah sebuah provinsi yang mempunyai berbahasa bermacam-macam, karena banyaknya suku-suku yang berbeda dalam suatu provinsi Bengkulu, walaupun begitu Bengkulu mempunyai logat yang tidak terlalu kental. logatnya hanya terlihat lebih keras bisa juga dibilang kasar padahal sebenarnya logat Bengkulu itu lembut bagi orang bengkulu.



1. Kosa Kata
Bahasa bengkulu mempunyai kosa kata yang bisa dibilang amat mudah, karena cukup mengubah dari kosa kata bahasa indonesia yang baik dan benar, cukup  mengganti huruf "a" yang ada dibelakang kata. Contoh: "Kata" menjadi "kato", "kenapa" menjadi "kenapo", "apa" menjadi "apo", "siapa" menjadi "siapo" "saya"menjadi "sayo/ ambo"
contoh kalimat: "Ibu berapa harganya buah manggis itu?"
                            menjadi 
                          "Ibu berapo hargonyo buah manggis itu?"             
Walaupun demikian huruf "A" yang terdapat dibelakang, tidak dapat berubah jika ada imbuhan -ng. -n,  -r dan lain-lain contoh: sayang, dan, jadwal, pilihan, sekarang, kabar

2. Sapaan Terpopuler
Sapaan di bengkulu cukup unik, kadang terkadang jadi aneh, tapi disitu kesan terbaik dari bengkulu, sapaan-sapaan berikut banyak digunakan oleh anak muda dibengkulu, sapaan ini jarang digunakan oleh orang tua dibengkulu karena di anggap kurang sopan oleh orang tua, jadi ingat jangan menggunakan sapaan ini untuk orang tua
berikut sapaan terpopuler :

"hai bro" menjadi "woy cuy"

"apa kabar?" menjadi "apo lokak sanak?"

"yakin?" menjadi "percayo dak yo?"

"hayo pergi" menjadi "melah jalan"

"seterah" menjadi "  biarlah "

3. Kata Kekerabatan
Kata kekerabatan dibengkulu mempunyai beberagai macam, karena setiap suku mempunyai kata kekerabatan yang beragam kata. kata kekerabatan ini yang sering dipakai di kota bengkulu:

"ayah" menjadi "bak"
"ibu "menjadi "mak"
"kakak (laki-laki)" menjadi "dang/onga/docik"

"kakak (perempuan)" menjadi "inga / ayuk/ciknga  "

"nenek" menjadi "nenek/niniek tino/ andung"

"kakek" menjadi "datuk/niniek lanang/ tamang"

"kakak orang tua (laki-laki)" menjadi "bakdang/pakdang"

"kakak orang tua (perempuan)" menjadi "makdang"

"adik orang tua (laki-laki)" menjadi "wan"

"adik orang tua (perempuan)" menjadi "bucik/makcik"

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Cuman 10 Menit Bisa Bahasa Daerah kota Bengkulu"

  1. terus berkembang gan dengan artikel nya dan tetap maju kedepannya gan
    poin4d

    ReplyDelete
  2. min seterah tu bahasa bengkulu nyo "basing" tolong di eloki min, kalu salah bahaso kelak

    ReplyDelete