Tips Bisnis dan Investasi Batu Akik

Sudah menjadi rahasia umum bahwa orang indonesia (termasuk saya) suka latah dalam mengikuti suatu tren, apakah anda ingat dulu ketika booming Anturium gelombang cinta. Sebatang Gelombang cinta bisa dihargai sampai 10 juta lebih. weladalah, sekarang yang tak kalah seru adalah batu akik. cobalah keluar dari rumah anda dan lihatlah jalan disekitar anda (khusunya bengkulu, daerah lain saya belum tahu), anda akan mendengar bunyi mesin gerinda dan beberapa orang mengrumuninya. tak jarang kita lihat ada infus disitu, bahkan di area tertentu orang jualan bahan Batu Akik melebihi jumlah orang jualan buah musiman (ex : durian, duku, dll). apakah anda salah satu orang yang mengerumuni mesin gerinda tadi. berikut kami berikan tips kepada anda agar anda tidak seperti orang latah yang suka meniru perilaku orang dalam kerumunan.



1. Jangan sekedar ikut-ikutan

iya, jangan sekedar ikut-ikutan, kenapa? karena kita tidak tahu apa yang direncanakan orang yang kita ikuti, ambilah langkah anda sendiri dengan menghitung tingkat resikonya, jangan sampai anda tergiur untung yang besar tapi malah buntung

2. Perhatikan Aliran Uang Anda


perhatikan aliran uang anda, berapa rupiah beli bahan, berapa upah potong dan asah, berapa mau dijual, kira-kira ketika selesai asah apakah harganya masih segitu atau naik atau malah turun. dan hitung lagi berapa keuntungan anda dari awal sampai sekarang? kalau belum untung, saran saya berhentilah

3. Bersiaplah dengan Resiko Kehilangan



bersiap kehilangan mungkin adalah hal yang paling penting dalam bisnis musiman seperti batu akik. jadi investasikan uang anda sebanyak anda  siap untuk kehilangan, kalau anda rugi setidaknya anda sudah siap di awal, kalau anda untung ya syukuri saja, berarti memang rejeki anda

baca juga rekomendasi Film Thailand

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tips Bisnis dan Investasi Batu Akik"

Post a Comment